Subscribe Us

Tenang, Siswa Miskin Tanpa KIP Bisa Daftar SNMPTN Sekaligus KIP Kuliah Kok

Tenang, Siswa Miskin Tanpa KIP Bisa Daftar SNMPTN Sekaligus KIP Kuliah Kok


DISKUSIKEHIDUPAN.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan baru saja merilis berita terbaru seputar KIP Kuliah dan Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Diantaranya berisi informasi tentang rencana perpanjangan pendaftaran SNMPTN oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) hingga akhir Maret 2020.




Perpanjangan pendaftaran ini untuk merespon “kegaduhan” masyarakat seputar pendaftaran SNMPTN yang jadwalnya tidak sinkron dengan jadwal pendaftaran KIP Kuliah.

Masyarakat yang ingin melakukan mendaftar di perguruan tinggi dengan KIP Kuliah kebingungan karena pendaftaran SNMPTN dibuka tanggal 14 Februari hingga 27 Februari 2020, padahal pendaftaran KIP Kuliah baru akan dibuka awal Maret 2020.

BACA JUGA : Pendaftaran KIP-Kuliah Dimulai Awal Maret 2020

Dengan adanya perpanjangan pendaftaran SNMPTN itu, Kemendikbud dalam rilisnya berharap agar calon mahasiswa dari keluarga tidak mampu yang tidak memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP) bisa mendaftar untuk KIP Kuliah.




Bagi calon mahasiswa yang belum memiliki KIP Pelajar (SMA atau SMK) dan membutuhkan dukungan KIP Kuliah, tetap bisa mendaftar SNMPTN. Mereka bisa memilih untuk mendaftar SNMPTN terlebih dahulu atau mendaftar untuk KIP Kuliah terlebih dahulu.

BACA JUGA : Dana BOS Naik 6,35%, SD-SMA Naik Rp 800 Ribu Per Anak, SMK Tetap

Selanjutnya Kemendikbud juga merilis informasi bahwa calon mahasiswa yang tidak membutuhkan dukungan KIP Kuliah dan ingin mendaftar seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur SNMPTN dapat melakukan pendaftaran hingga 27 Februari 2020, dan harus langsung finalisasi. Bagi calon mahasiswa yang sudah memiliki KIP Pelajar tetap bisa melakukan pendaftaran SNMPTN sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, yakni 14 Februari sampai 27 Februari 2020, namun bisa memilih dua opsi waktu untuk finalisasi.

Jadi, calon mahasiswa tanpa KIP Pelajar bisa mendaftar SNMPTN hingga finalisasi terlebih dahulu, baru mendaftar KIP Kuliah. Atau bisa juga sebaliknya, yakni menunggu hingga Maret untuk mendaftar KIP dahulu, baru finalisasi pendaftaran SNMPTN. Kurang lebih seperti itulah maksudnya.

BACA JUGA : Apa yang dimaksud dengan rumah aman bagi anak usia dini?

Kebijakan KIP Kuliah oleh Pemerintah ini memang sedikit membingungkan masyarakat. Perubahan kebijakan yang cepat itu idealnya ditopang dengan akselerasi kinerja dan penyiapan segala pirantinya secara paripurna. Setelah itu, perlu dilakukan simulasi untuk memastikan tidak ada persoalan dalam teknis pelaksanaannya, baru kemudian disosialisasikan.

Semoga kebijakan perubahan bantuan pendidikan Bidikmisi menjadi KIP Kuliah ini benar-benar memberi manfaat bagi seluruh warga negara Indonesia, terutama bagi mereka rakyat miskin yang memerlukan bantuan dalam mengakses pendidikan tinggi. 



Post a comment

0 Comments