Subscribe Us

Mumpung Website KIP Kuliah Maintenance, Ini yang Perlu Dipersiapkan


DISKUSIKEHIDUPAN.com – Angin segar pendidikan berhembus di negeri ini, ikhtiyar peningkatan kualitas sumberdaya manusia di Indonesia sepertinya akan memasuki babak baru. Satu diantaranya adalah program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. 

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menyiapkan portal online untuk layanan KIP Kuliah dengan alamat http://kip-kuliah.kemdikbud.go.id. Namun, hingga tulisan ini di posting, portal tersebut masih maintenance. Para siswa kelas XII sepertinya perlu menambah stok kesabaran mereka dalam menanti informasi yang benar-benar utuh tentang KIP Kuliah.

BAGA JUGA : Kampus Merdeka, Babak Lanjutan dari Merdeka Belajar

Namun demikian, saat ini beredar informasi bahwa Pemerintah menargetkan 818 ribu KIP kuliah akan didistribusikan kepada mahasiswa dan mahasiswi di seluruh penjuru tanah air. Tidak tanggung-tanggung, pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp 7,5 triliun dari total anggaran bidang pendidikan sebesar Rp 505,8 triliun atau 20 persen dari RAPBN 2020.




Anggaran ini naik 53 persen dari program Bidikmisi 2019. Program ini menjadi salah satu dari empat program yang dicanangkan pemerintah pada pendidikan nasional.

KIP Kuliah tentu saja berlaku untuk angkatan kuliah 2020 dan setelahnya, sedangkan angkatan sebelumnya tidak perlu khawatir karena program ini sudah diintegrasikan dengan beasiswa bidikmisi. Namun bagi yang belum mempunyai KIP dari sekolah sebelumnya dan ingin memiliki KIP Kuliah, sayang sekali untuk saat ini masih belum bisa membuat KIP Kuliah secara langsung karena KIP Kuliah mulai dijalankan pada mahasiswa baru tahun ajaran 2020/2021 dan hanya dapat didaftar oleh lulusan setelah tahun 2019.

Bagi mereka yang ingin mendapatkan KIP Kuliah, perlu memeriksa apakah terdaftar di BDT (basis data terpadu) atau tidak (BDT juga dikenal dengan istilah DTKS). Caranya adalah dengan mengunjungi laman DTKS/BDT: http://cekbansos.siks.kemsos.go.id/kemsos/pencarian. Pada kolom ID pilih Nomor Induk Keluarga (NIK) dan klik submit. Jika nama kamu muncul, berarti kamu sudah terdaftar. Jika tidak, kamu belum terdaftar.

BAGA JUGA : Merdeka Belajar Ala Nadiem Makarim dan Penantian Bentuk Pendidikan Indonesia

Jika telah terdaftar di BDT ini maka hanya perlu datang ke dinas sosial untuk meminta surat rekomendasi/SKTM. SKTM hanya diterbitkan bagi yang sudah terdaftar di BDT. Surat rekomendasi BDT nanti akan dilampirkan pada saat pendaftaran ke kampus tujuan. 




Sebelum datang ke dinas sosial setempat, mintalah terlebih dahulu surat pengantar dari kelurahan/desa, kemudian datang ke dinsos dengan membawa surat pengantar dari keluraha/desa, foto kopi KTP, dan fotokopi KK. Proses ini tidak bisa diwakilkan kepada orang lain. Dinsos akan memberikan surat rekomendasi.

Tapi jika belum terdaftar di BDT maka sebaiknya segera mengusulkan ke Dinsos Kab/Kota asal dari sekarang dengan meminta surat rujukan dari Desa/Kelurahan untuk mengajukan DTKS/BDT. 

Tujuannya adalah agar setelah lulus SMA/SMK/MAN, kamu bisa mengajukan KIP Kuliah. Prosedur yang harus dilakukan adalah mengajukan diri ke kelurahan/desa. Pihak kelurahan/desa akan mengadakan musyawarah desa terkait pengajuan BDT tersebut. Jika disetujui alias layak untuk mengajukan diri ke BDT, operator desa akan melapor ke dinas sosial. Data kamu nantinya akan dimasukkan ke SIKS-NG oleh desa. Tahap selanjutnya, Dinsos akan melakukan survei kelayakan.

Untuk memantau perkembangan informasi tentang KIP Kuliah, selalu pantau website http://kip-kuliah.kemdikbud.go.id. siapa tahu ada informasi baru dan penting yang perlu diketahui.




Post a comment

0 Comments