Subscribe Us

Children’s Day Bukan Satu-satunya Peringatan Hari Anak

Children’s Day Bukan Satu-satunya Peringatan Hari Anak

diskusikehidupan.com – Jagat maya sontak ramai gara-gara tampilan halaman depan Google menampilkan gambar peringatan Children’s Day atau Hari Anak Internasional. Banyak orang yang penasaran dengan hal ini karena peringatan hari anak jarang dilakukan pada 1 Juni, terlebih bangsa Indonesia pada 1 Juni 2019 tengah memperingati Hari Lahir Pancasila, sehingga perhatian masyarakat banyak yang hanya memfokuskan pada peringatan Hari Lahir Pancasila.

Lalu, apa sebenarnya Children’s Day? Apa bedanya dengan peringatan hari anak lainnya? Berikut sedikit ulasannya yang berhasil dihimpun oleh redaksi diskusikehidupan.com untuk para pembaca tercinta.

Ada beberapa istilah peringatan hari anak di dunia, setidaknya tiga jenis yang popular bagi masyarakat Indonesia, yakni Children’s Day, World’s Childrens Day, dan Hari Anak Nasional. Apa pengertian dari ketiganya dan perbedannya?


Children’s Day

Children’s Day atau Hari Anak Internasional kali pertama dirayakan tahun 1857, tepatnya pada Minggu kedua di bulan Juni 1957. Seorang pendeta di Massachusetts, Amerika, menjadi inisiator peringatan tersebut. Pendeta itu mengadakan sebuah pelayanan khusus untuk anak-anak.




Pendeta itu prihatin terhadap realitas kondisi anak-anak di sekitarnya. Jadi, tujuan pelayanan khusus tersebut adalah untuk melindungi hak anak dan mengurangi tingginya angka anak yang menjadi pekerja.

Sejak saat itu, disetiap awal Juni selalu menjadi momentum untuk lebih memberi atensi khusus bagi anak-anak. Seiring berjalannya waktu, aktivitas tersebut semakin menyebar di berbagai daerah di dunia. Masyarakat dunia tergerak untuk meresmikan momen itu. Akhirnya, bertempat di Turki pada tanggal 23 April 1929, dunia Internasional meresmikan tanggal 1 Juni sebagai Hari Anak Internasional atau Children’s Day


World’s Childrens Day

World’s Childrens Day atau Hari Anak Universal menjadi varian lain dari peringatan hari anak selain Children’s Day. World’s Childrens Day atau Hari Anak Universal diresmikan dan dirayakan pertama kali pada 20 November 1954 oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Setelah penetapan Hari Anak Universal, pada tahun 1959 PBB mengdopsi Deklarasi Hak Anak. Dilanjutkan pada tahun 1989 mengadopsi Konvensi tentang Hak Anak.


Hari Anak Nasional

Peringatan Hari Anak Nasional di Indonesia dilaksanakan setiap 23 Juli, hal ini sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984 tanggal 19 Juli 1984.




Sejatinya, tujuan besar dari perayaan-perayaan di atas hampir sama, yakni sebagai hari peringatan untuk anak-anak. Perbedaan Hari Anak Internasional dengan Hari Anak Universal terletak pada hal mendasar hari peringatan ini dibuat. Hari Anak Universal dibuat untuk mengubah cara pandang dan cara orang-orang memperlakukan anak-anak, juga diperingati untuk meningkatkan kesejahteraan anak-anak. sedangkan Hari Anak Internasional diciptakan untuk melindungi hak-hak anak dan mengurangi angka anak-anak yang sudah bekerja.

Namun demikian, seluruh perayaan mempunyai kesamaan, yaitu mengadopsi Deklarasi Jenewa yang menetapkan prinsip-prinsip untuk melindungi anak-anak dan menerapkan berbagai hak-hak untuk anak.

Childrens Day atau Hari Anak Internasional 2019 pada 1 Juni oleh Google Doodle berbeda degan Hari Anak Universal atau Worlds Children Day dan Hari Anak Nasional

  




Sumber Informasi
http://makassar.tribunnews.com/2019/06/01/beda-sejarah-childrens-day-atau-hari-anak-internasional-2019-di-google-doodle-dan-hari-anak-lainnya

https://www.tagar.id/childrens-day-1-juni-2019-dan-sejarahnya

Post a comment

0 Comments