Subscribe Us

Video Viral Anak Banyuwangi, dan Tragedi Pendidikan

Video Viral Anak Banyuwangi, dan Tragedi Pendidikan


diskusikehidupan.com – Jagat pendidikan Indonesia kembali terguncang dengan beredarnya video viral anak Banyuwangi tempo hari. Setiap orang tua pasti miris melihat fenomena ini, terlebih adegan dalam video itu justru diperankan oleh seorang siswi SMP dan seorang mahasiswa di Banyuwangi, bahkan dilakukan di luar hubungan nikah.



Bagi para orang tua, fakta ini patut menjadi bahan kontemplasi bersama. Mereka yang ada di video viral itu adalah orang-orang yang justru sedang dalam proses studi di lembaga pendidikan. Bahkan, hampir di seluruh pemberitaan media massa, yang sering disebutkan adalah bahwa pelaku dalam video tersebut adalah anak SMP dan mahasiswa.

Setidaknya, mari kita mengevaluasi diri kita sendiri tanpa mengutuk mereka yang terlibat dalam video tersebut, siapapun mereka. Hal ini karena sejatinya, kita semua memiliki peran dalam setiap realitas peristiwa yang ada di sekitar kita, tentu dengan kuantitas, volume, dan intensitas yang berbeda-beda. Termasuk dalam aktivitas-aktivitas yang membuat semakin viralnya video viral anak Banyuwangi itu. Kebijaksanaan dalam memanfaatkan media teknologi informasi akhirnya menjadi salah satu kuncinya.

Dengan viralnya video itu, setidaknya berdampak pada psikologis para orang tua tentang pilunya kondisi generasi muda, dan yang lebih memprihatinkan adalah bahwa dengan viralnya video tersebut, ternyata tidak kita sadari justru membuat kuriositas orang lain terutama generasi muda tentang video tersebut semakin membuncah. Secepat kilat, akhirnya video itupun menjadi paling banyak dicari di internet.

Dan sekali lagi, kedewasaan dalam pemanfaatan media teknologi informasi menjadi panglimanya. Kita memang akan sulit membendung informasi yang menggelinding bebas di dunia maya. Kecerdasan dan kedewasaan dalam memanfaatkan media menjadi kunci agar pengaruh negatif media tidak mencengkeram anak-anak kita.

Dalam kasus video viral anak Banyuwangi itu, diduga kuat karena pengaruh media yang digunakan untuk akses konten pornografi. Hal ini telah menimbulkan adiktif (kecanduan) serta menyebabkan kerusakan moral dan melanggar nilai-nilai kesusilaan secara umum. Oleh karena itu, pendidikan melek media sangat penting diketahui semua pihak, terutama orangtua.




Sampai disini, peran orang tua menjadi sangat penting dalam mengawai anak-anaknya dalam penggunaan media teknologi informasi. Yang pasti, kita mungkin akan kesulitas membendung arus informasi di dunia maya, namun kita dapat mempersiapkan anak-anak kita agar dapat mengendalikan laju informasi yang kiat cepat tersebut.

Fenomena di atas adalah tragedi pendidikan, dan niscaya dihentikan secara massif dan terintegratif oleh seluruh komponen bangsa ini. Gempuran pornografi akan lebih berbahaya daripada penyelundupan narkoba sekalipun. Bahkan, menurut Dr. Mark B. Kastlemaan, Kepala Edukasi dan Training Officer for Candeo USA, sebagaima dikutip olah Munif Chatib dalam buku “Orangtuanya Manusia”, pada titik-titik tertentu, kecanduan pornografi ternyata bisa lebih berhaya daripada narkoba, karena hal ini berdasar pada fakta-fakta berikut :

  • Pengaruh kokain bisa dihilangkan, sedangkan pengaruh pornografi tidak.
  • Pornografi dapat merusak saraf otak lebih banyak dibandingkan narkoba.
  • Pecandu pornografi lebih sulit dideteksi daripada pecandu narkoba.
  • Pornografi berpotensi menurunkan kecerdasan.

-------------------------------------------------------------------------------------------
Lalu, apa yang harus kita perbuat untuk menjaga anak-anak kita dari gemburan pornografi? Munif Chatib memberikan beberapa saran berikut ini:

  • Pendidikan agama yang lebih dalam.
  • Mengetahui terlebih dahulu isi media informasi untuk anak kita.
  • Mendampingi anak dalam menggunakan media informasi.
  • Membuat kesepakatan aturan penggunaan media informasi.
  • Menggunakan media informasi menjadi sarana belajar dan membuat proyek.
  • Mengetahui cara membendung dan menghindari situs-situs porno.

-------------------------------------------------------------------------------------------
Perkembangan teknologi internet kian tak terbendung, dan para orangtua niscaya mengikuti perkembangan itu agar dapat terus memperkuat benteng pertahanan moral anak-anaknya. Semoga tragedi di atas tidak terulang, bukan pada faktor viralnya, tapi lebih pada penguatan moral anak-anak agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang melanggar norma-norma agama. Amin.

Video Viral Anak Banyuwangi download anak smp dan mahasiswa dan Tragedi Pendidikan



Post a comment

0 Comments