Subscribe Us

Cara Praktis Mendeteksi Kemampuan Anak


Cara Praktis Mendeteksi Kemampuan Anak

Setiap anak terlahir dengan fitrah kemampuan yang beragam. Namun demikian, semuanya mempunyai potensi seluas samudra yang niscara diselami untuk menemukan kemampuan mereka. Kemampuan setiap anak tidak muncul dengan sendirinya, diperlukan upaya kreatif dari orangtua sebagai stimulasi agar kemampuan anaknya muncul.

Dalam tulisan kali ini, admin DISKUSIKEHIDUPAN.COM menyajikan tulisan tentang Cara Praktis Mendeteksi Kemampuan Anak. Banyak cara praktis yang bisa ditembuh oleh para orangtua agar mampu menyelami kemampuan anaknya. Sejatinya tidak sulit bagi para orangtua untuk melakukannya, hanya saja dibutuhkan semangat yang istiqamah untuk melaksanakannya.

Munif Chatib, salah satu pakar pendidikan dan kecerdasan majemuk di Indonesia, memberikan pengetahuan tentang Cara Praktis Mendeteksi Kemampuan Anak. Cara yang disarankan oleh Munif diataranya adalah membiasakan memberi apresiasi bermakna. Apresiasi bukan hanya hadiah materi berupa benda atau barang. Apresiasi adalah penghargaan yang diberikan kepada anak karena anak telah melakukan usaha positif. Apresiasi tersebut dapat berupa pujian yang tepat, mendoakan kebaikan sang anak, memberi hadiah, dan kebiasaan menulis kisah dan simbol sukses anak.

Cara memberikan pujian yang tepat adalah dengan memuji perbuatan baik anak terlebih dahulu, barulah kemudian menyebut namanya. Hal ini penting agar anak tidak sombong sehingga dia akan belajar bahwa pujian itu muncul karena suatu alasan: melakukan perbuatan baik.

Cara Praktis Mendeteksi Kemampuan Anak berikutnya adalah mendoakan kebaikan anak. Mendoakan anak adalah salah satu bentuk apresiasi yang bermakna. Ketika anak melakukan perbuatan yang baik, biasakahlah para orangtua mendoakan anak-anaknya. Doa yang dipanjatkan orangtua akan menyejukkan suasana hati anak sehingga mereka akan selalu ingat Tuhannya bahwa kemampuan mereka untuk melakukan perbuatan baik tersebut berasal dari fitrah suci dari Allah Swt.




Selain memberi pujian dan doa, Cara Praktis Mendeteksi Kemampuan Anak lainnya adalah dengan memberi hadiah. Memberikah hadiah berupa materi atau kesempatan tertentu kepada anak sangat baik untuk dilakukan, jika diberikan dengan cara yang tepat. Ada beberapa ketentuan dalam memberikan hadiah kepada anak, antara lain :

  • Hadiah sesuai dengan keinginan anak. Jenis hadiah yang diberian sebaiknya merupakan keinginan anak yang sudah lama diidamkan.
  • Hadiah jangan dikatakan di awal. Memberikan hadiah kepada anak jangan dikatakan di awal ketika anak akan melakukan perbuatan baik. Jika hal ini terus-menerus dilakukan orangtua, anak hanya akan mau melakukan perbutan bak jika ada hadiahnya.
  • Hadiah itu seimbang dengan perbuatan baiknya. Setiap perbuatan baik anak yang akan diberi penghargaan berupa hadiah, haruslah dapat diukur kadarnya. Kadar ini memang sangat subyektif, tetapi perlu dilakukan orangtua. Hadiah yang akan diberikan orang tua kepada anak sebaiknya sesuai dengan kadar perbuatan baik anak tersebut. Jika tidak sesuai, akan membuat sang anak menadi manja. 


Cara Praktis Mendeteksi Kemampuan Anak yang terakhir adalah membiasakan diri menulis kisah dan simbol sukses anak. Kisah sukses adalah kejadian, peristiwa, pengalaman, atau apa saja yang dialami anak yang membuatnya merasa istimewa. Kisah sukses ini sangat subjektif dan tidak harus dibandingkan dengan orang lain, serta harus dituliskan. Jika anak kita belum bisa menulis, kisah sukses tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk simbol.

Terakhir, penulis ingin mengutip pesan dari Munif Chatib tentang tema yang kita bahas kali ini. Munis menulis bahwa “Orangtua sulit menemukan kemampuan-kemampuan anaknya karena orangtua tidak peka terhadap aktivitas anak yang sebenarnya dapat dimaknai sebagai kemampuan. Orangtua juga tidak bersikap sebagai penjelajah yang tak kenal putus asa menemukan kemampuan anaknya”.

Demikian diskusi kita kali ini, semoga bermanfaat dan kita dapat mempraktikkan Cara Praktis Mendeteksi Kemampuan Anak di atas.

Cara Praktis Mendeteksi Kemampuan Anak untuk mengetahui kemampuan motorik kognitif afektif berdasarkan umur menurut pakar pendidikan howard gardner dan munif chatib

Post a comment

0 Comments