Subscribe Us

Agar Komunikasi dengan Anak Autis Lancar, Coba Gunakan 5 Trik Ini

Tips dan trik cara komunikasi dengan anak autis secara verbal bagi orangtua dan masyarakat

Agar Komunikasi dengan Anak Autis Lancar, Coba Gunakan 5 Trik Ini


Banyak orangtua dan masyarakat umum yang bingung ketika menghadapi anak berkebutuhan khusus, seperti autisme. Kebingungan yang sering muncul adalah tentang cara komunikasi yang tepat dengan anak spesial itu. Ada banyak trik tentang Komunikasi dengan Anak Autis yang di tawarkan oleh para pakar pendidikan, maupun psikolog.


Kita tidak perlu panik, ada beberapa cara mudah yang dapat dipraktikkan agar bisa berkomunikasi secara lancer dengan mereka. Diantara beberapa trik yang ditawarkan adalah apa yang disampaikan oleh Psikolog Sashkya Aulia Prima sebagaimana dikutip oleh tempo.co.





Aulia mengatakan kebanyakan orang panik saat menemui anak penyandang disabilitas. Biasanya orang akan bingung dan takut salah saat menghadapi anak penyandang disabilitas seperti autisme. Untuk itu, dia menyarankan kepada orang dewasa yang menemui anak berkebutuhan khusus untuk memfokuskan atensi kepada mereka.

Lebih lanjut, Aulia menawarkan 5 trik yang dapat dicoba Agar Komunikasi dengan Anak Autis Lancar. Pertama, sebutkan namanya ketika sedang berkomunikasi. Misalnya, Tasya tadi main apa di rumah paman? atau, Tasya lebih suka main boneka atau main sepeda?

Kedua, jangan membicarakan sesuatu yang bersifat umum atau abstrak, bahaslah topik secara jelas dan spesifik. Terkadang tanpa disadari banyak orang yang bicara secara tidak runut. Hal itu akan membingungkan bagi anak berkebutuhan khusus karena mereka harus lebih terstruktur dan harus pelan-pelan dalam berkomunikasi.

Ketiga, lakukan kontak mata secukupnya. beberapa anak autis memang agak susah melakukan kontak mata. Hasil riset para pakar psikologi menyebutkan bahwa beberapa orang memiliki kemampuan berbeda dalam menerima sensori ke tubuhnya. Maka jangan terus menerus memandangnya karena mereka akan gusar.

Keempat, ciptakan suasana yang tenang, hindari kebisingan, sentuhan, bau, dan cahaya karena mereka sangat sensitif. Jika belum banyak dilatih maka mereka akan mudah ngambek.

Kelima, jika bertanya, sabarlah menunggu jawabannya. Anak berkebutuhan khusus seperti autisme biasanya ketika bicara, ia tidak langsung menjawab, maka sabar saja dan tunggu hingga jawaban terucap dari bibirnya atau mungkin dengan gerakan tubuhnya.

Baca Juga :



Perkembangan setiap anak autisme akan sangat berbeda-beda. Oleh kare itu, sabar menjadi kunci utama bagi para orangtua dan masyarakat dilingkungannya untuk memahami kemajuan seorang anak berkebutuhan khusus. Jangan pernah memaksakan mereka memiliki akselerasi yang sama dengan anak lainnya dalam memberikan respon terhadap apa yang kita beri atau lakukan.

Akhirnya, jika ada diantara kita yang hidup bersama dengan mereka, anak-anak spesial itu, semoga diberikan kesabaran dalam membimbing mereka. Percayalah, setiap anak sejatinya terlahir dengan potensinya masing-masing. Mereka semua adalah ciptaan Allah Swt, dan tiada ciptaan-Nya yang gagal atau bahkan sia-sia. Semua berpulang kepada kita untuk secara istiqamah menyelami potensi mereka dan memberikan stimulus yang tepat untuk memunculkan potensinya.

Tips dan trik cara komunikasi dengan anak autis secara verbal bagi orangtua dan masyarakat




Post a comment

0 Comments